Berita Yayasan Literasi Anak Indonesia

Biji Jagung untuk Bayi

Biji Jagung untuk Bayi

YLAI mengapresiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur yang mengundang untuk memberi pelatihan membaca terbimbing. Beberapa peserta mengakui bahwa materi yang diberikan adalah hal baru dan bermanfaat. Mereka semakin terbuka bahwa kegiatan membaca anak perlu mendapat pendampingan. Ada interaksi antara guru dengan siswa untuk membangun keterampilan dan pemahaman membaca. Praktik yang selama ini mereka alami adalah memberi membiarkan anak membaca sendiri. Yang terjadi, guru tidak mengetahui perkembangan membaca anak.

Hal baru yang mereka dapatkan adalah penjenjangan buku. Kesiapan membaca setiap anak berbeda-beda di satu kelas. Jadi, tidak semua buku bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan membaca setiap anak. “Kami senang dengan pelatihan ini. Buku-buku yang kita berikan anak memang harus sesuai dengan kesiapan membaca anak. Kita tidak bisa beri biji jagung untuk anak bayi,” demikian disampaikan salah satu peserta.

Tinggalkan Balasan

{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.singularReviewCountLabel }}
{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.pluralReviewCountLabel }}
{{ options.labels.newReviewButton }}
{{ userData.canReview.message }}

Berita Lain

Dari Demitodologisasi Menuju Pembelajaran Membaca Bermakna di Kelas Awal
Skill Murid Disleksia Penangkal Era AI, Kok Bisa?
Membaca Berimbang, Harapan Baru untuk Tiga Kabupaten di Pulau Sumba