Yayasan Literasi Anak Indonesia Dalam Advokasi Pembiasaan Membaca di Indonesia

Home / Kabar Kami / Yayasan Literasi Anak Indonesia Dalam Advokasi Pembiasaan Membaca di Indonesia

Sebanyak 40 fasilitator kelas awal dari 7 provinsi di Indonesia mengikuti pelatihan penyegaran bagi fasilitator daerah tentang praktik yang baik dalam pembelajaran di SD/MI Modul 3 USAID PRIORITAS. Pelatihan penyegaran tingkat nasional ini diadakan di Bali pada tanggal 15-16 Desember 2015. Pelatihan ini diadakan oleh USAID PRIORITAS dan bekerjasama dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia. Buku bacaan dan program membaca yang diberikan oleh USAID PRIORITAS dikembangkan oleh Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI). Buku bacaan sebagai pelengkap dalam melaksanakan program membaca yang dikembangkan oleh YLAI ini, dibuat berjenjang sesuai kesiapan siswa dan bertujuan untuk meningkatkan ketertarikan siswa terhadap buku bacaan. Sehingga dengan meningkatnya ketertarikan siswa, kemampuan membacanya diharapkan akan meningkat.
Visi program YLAI ini mendapat dukungan sepenuhnya dari Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Provinsi Bali; Drs. I Nyoman Subrata, M.M yang juga turut hadir saat pembukaan pelatihan ini. Pada kesempatan ini, beliau menyampaikan harapan besar beliau agar program membaca YLAI ini dapat meraih lebih banyak lagi sekolah-sekolah di Bali yang berjumlah sekitar 3000 sekolah.
Pada pelatihan tingkat nasional ini, tim YLAI memodelkan pelaksanaan praktik membaca bersama dan terbimbing yang baik. Sebanyak 14 siswa dari SDN 3 Kuta didatangkan secara langsung agar para peserta pelatihan dapat melihat proses membaca tersebut. Para peserta merasa sangat terinspirasi oleh pemodelan yang diberikan oleh tim YLAI. Pemodelan ini membantu mereka memahami pelaksanaan program membaca dengan jauh lebih baik. Sehingga mereka lebih siap membawa program membaca ini ke daerah mereka masing-masing.
Pada pelatihan ini, selain pemodelan membaca bersama dan terbimbing, YLAI juga memodelkan kegiatan membaca buku dengan menggunakan salah satu buku interaktif yang dikembangkan oleh tim YLAI. Setelah pemodelan, YLAI memberikan paket buku interaktif yang terdiri dari 6 judul kepada 1000 sekolah mitra USAID PRIORITAS. Enam judul buku tersebut yaitu Waktunya Cepuk Terbang, Raka Bangga, Jana Tak Mau Tidur, Lautkah Ini, Karang Gigi Untuk Makiki dan Poni Jangan Lari.
Fasilitator daerah menyambut baik pemberian buku-buku interaktif ini. Pembagian buku-buku ini merupakan wujud nyata kesungguhan Yayasan Literasi Anak Indonesia dalam menumbuhkan minat baca bagi para siswa di seluruh nusantara.
Yayasan Literasi Anak Indonesia akan selalu berada di garda depan dalam advokasi pembiasaan membaca di Indonesia.

Comments(0)

Leave a Comment