Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Ramah Anak Kota Denpasar

Home / Kabar Kami / Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Ramah Anak Kota Denpasar

Yayasan Literasi Anak Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui peningkatan kebiasaan membaca siswa. Upaya tersebut dilakukan dengan pengembangan perpustakaan ramah anak. Sukses melakukan pelatihan pengelolaan perpustakaan di Kabupaten Badung, Yayasan Literasi Anak Indonesia kembali melakukan pelatihan di Kota Denpasar. Pelatihan yang bersifat interaktif tersebut dihadiri oleh 18 peserta yang terdiri dari para kepala sekolah, guru kelas, dan pustakawan dari 6 sekolah terpilih. Dalam pelatihan tersebut, dua pengawas dari Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Timur juga hadir sebagai peserta aktif. Mereka akan menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Pelatihan ini dilakukan selama tiga hari, 21-23 November 2017.

Pelatihan ini dibuka oleh Bapak Drs. I Ketut Sudana selaku Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Kota Denpasar, mewakili Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar. Hadir juga dalam acara tersebut Bapak Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Drs. I Putu Budiasa, M.Si, untuk memberi sambutan. Pemerintah, melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, menyambut baik program ini. Harapannya, program ini mampu memberi dampak positif dalam pendidikan anak, khususnya dalam hal mengembangkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar.

Pelatihan selama tiga hari ini diikuti dengan baik oleh semua peserta. Mereka berpartisipasi dengan aktif untuk memahami topik-topik seperti kebiasaan membaca, peranan masing-masing komunitas sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang literat, serta karakteristik perpustakaan ramah anak itu sendiri. Setelah pelatihan ini, mereka berkomitmen untuk segera membenahi perpustakaan yang ada di sekolah masing-masing. Perpustakaan-perpustakaan ramah anak ini akan dibuka kira-kira pada bulan Januari 2018 dan semoga inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengembangkan perpustakaan ramah anak selanjutnya.

Comments(0)

Leave a Comment