Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Ramah Anak Denpasar Kelompok I

Home / Kabar Kami / Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Ramah Anak Denpasar Kelompok I

Program pengelolaan perpustakaan ramah anak di Denpasar sudah memasuki tahun kedua. Pelatihan pengelolaan juga telah berlangsung untuk memberi pemahaman dan mencari kesepahaman bersama untuk mendorong minat baca anak. Pelatihan kelompok satu dilakukan pada tanggal 17-19 Mei 2018 untuk sekolah-sekolah di wilayah Denpasar Utara dan Denpasar Barat terlebih dahulu. Ada 10 sekolah di 2 wilayah tersebut yang menghadirkan masing-masing kepala sekolah, pustakawan, dan 1 guru kelas dalam pelatihan.

Selain pihak-pihak dari sekolah, pelatihan juga diikuti dari staf bagian pelayanan dan pengembangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Denpasar. Hal ini dimaksudkan agar program pengelolaan perpustakaan ramah anak sejalan dan mendukung program yang sudah dijalankan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Denpasar.

Sambutan yang baik disampaikan oleh Bapak Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Denpasar yang sekaligus membuka kegiatan pelatihan. Beliau menitikberatkan kepada peran pendidik yang bisa menjadi model bagi anak-anak untuk mencintai buku. Dukungan yang lain tentu saja diharapkan dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kota Denpasar yang diwakili oleh Bapak Kepala Bidang Pendidikan Dasar. Beliau memberi pesan agar kepala sekolah, guru, dan pusakawan harus berkomitmen untuk menumbuhkan kebiasaan membaca agar anak-anak memiliki keterampilan yang baik untuk masa depan.

Seusai pelatihan, para peserta akan kembali ke sekolah masing-masing untuk segera berbenah. Kerjasama masing-masing pihak diharapkan untuk menyiapkan dan mengelola perpustakaan. Kini, urusan perpustakaan bukan hanya di pundak pengelola perpustakaan saja atau pustakawan. Dukungan dari pihak lain sangat bermanfaat terutama ketika masing masing pihak sepaham bahwa tujuan pengembangan perpustakaan ramah anak ini adalah untuk menjadikan perpustakaan layaknya seperti perpustakaan dan menjadikannya sebagai tempat yang nyaman untuk membaca.

Comments(0)

Leave a Comment