Pelatihan Fasilitator Daerah Program Membaca Kelas Awal di Sekolah Percontohan Terpilih di Kabupaten Sumba Barat Kemitraan INOVASI dan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI)

Home / Kabar Kami / Pelatihan Fasilitator Daerah Program Membaca Kelas Awal di Sekolah Percontohan Terpilih di Kabupaten Sumba Barat Kemitraan INOVASI dan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI)

Setelah melakukan seleksi fasilitator daerah untuk program membaca kelas awal di sekolah percontohan terpilih di Sumba Barat, YLAI memberikan pelatihan Training of Trainer kepada fasilitator daerah terpilih. Para fasilitator daerah terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru yang terpilih melalui seleksi bersama antara YLAI, INOVASI, dan Dinas Pendidikan Sumba Barat. Para fasilitator daerah akan melatih para guru kelas awal di 10 sekolah percontohan terpilih dalam program membaca kelas awal melalui Kelompok Kerja Guru (KKG). Selain itu, para fasilitator daerah juga difasilitasi untuk melanjutkan program agar setelah selesai program kemitraan YLAI dan INOVASI, para fasilitator daerah bisa menjadi aset yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan Sumba Barat dalam rangka keberlanjutan program. Pelatihan fasilitator daerah untuk program membaca kelas awal di sekolah percontohan terpilih di Kabupaten Sumba Barat berlangsung pada tanggal 15-17 Oktober 2018 di aula Hotel Pelita, Waikabubak, Sumba Barat. Hari pertama pelatihan dibuka dan diresmikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat. Pelatihan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Hironimus Sugi selaku Manajer Provinsi INOVASI, Ibu Aprile Denise selaku pendiri YLAI, Fourgelina selaku Manajer Program YLAI, Eka Yuliati dan Nova Debi Wicaksono selaku staf YLAI, dan 10 fasilitator daerah terpilih.

Foto Bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Sumba Barat, Manajer Provinsi INOVASI, Pendiri YLAI, Manajer Program YLAI, Staff YLAI dan Fasilitator Daerah Terpilih

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan materi cara mengatur sudut baca di kelas untuk meningkatkan literasi di kelas awal yang difasilitasi oleh Manajer Program dan staff YLAI. Pengaturan sudut baca sangat penting agar ruang kelas bisa dimaksimalkan untuk mendukung kegiatan membaca anak – anak di kelas.

Para Peserta Membuat Denah Ruang Kelas untuk Penempatan Sudut Baca di Kelas

Hari kedua, para peserta belajar tentang membaca interaktif yang bisa membantu guru kelas awal untuk mengajarkan membaca. Para peserta sangat antusias mengikuti secara aktif materi membaca interaktif karena menurut mereka materi ini adalah hal baru yang sangat dibutuhkan guru-guru kelas awal di Kabupaten Sumba Barat untuk meningkatkan literasi. Salah satu peserta berkata jika guru-guru kelas awal di Sekolah Dasar di Sumba Barat seharusnya mendapatkan pelatihan materi membaca interaktif ini. Guru memang mempunyai peranan penting sebagai aktor kunci perubahan di dalam kelas. Selain itu, para peserta juga melakukan praktik membaca interaktif bersama kelompok untuk lebih memahami materi.

Salah satu peserta melakukan praktik membaca interaktif di dalam kelompok

Hari ketiga, para peserta melakulan praktik membaca interaktif di kelas 1 dan 2 bertempat di SDM Waikabubak 2, Kecamatan Loli, Sumba Barat. Para peserta sangat bersemangat untuk melakukan praktik membaca interaktif langsung dihadapan anak-anak kelas 1 dan 2. Salah seorang peserta Ibu Selvita Triyonani berujar jika dia sudah latihan membaca interaktif di rumah pada malam hari kepada anak-anaknya agar semakin lancar saat melakukan praktik di sekolah. Para peserta dibagi menjadi 5 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 2 orang. Kegiatan dibuka dengan melakukan perkenalan dan ice breaking dari peserta kepada anak – anak di kelas. Setelah itu para peserta bergantian untuk melakukan kegiatan membaca interaktif di kelas.

Salah seorang peserta melakukan praktik membaca interaktif di depan anak-anak kelas awal

Salah seorang peserta sedang menyusun peta cerita pada kegiatan membaca interaktif untuk anak-anak kelas awal

Setelah selesai melakukan kegiatan praktik membaca interaktif, kegiatan dilanjutkan dengan materi sekaligus penutupan acara oleh perwakilan narasumber dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi NTT bapak Lukas Pusi Keyn dengan tema pentingnya program membaca kelas awal dan gerakan literasi sekolah dasar.

Narasumber dari LPMP NTT bersama seluruh peserta pelatihan fasilitator daerah

Ditulis Oleh : (NDW)

Comments(0)

Leave a Comment

Hallo
Send via WhatsApp