Bergandengan Tangan Menumbuhkan Kebiasaan Membaca di Kabupaten Badung

Home / Kabar Kami / Bergandengan Tangan Menumbuhkan Kebiasaan Membaca di Kabupaten Badung

Sukses mengembangkan 12 perpustakaan ramah anak di Kabupaten Badung pada siklus pertama, tahun ini YLAI kembali menggandeng Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Badung dalam  mengembangkan kembali 12 perpustakaan ramah anak di siklus kedua.

Tahap awal pengembangan perpustakaan ramah anak siklus kedua di kabupaten Badung adalah pendandatanganan MoU yang telah dilaksanakan di kantor Dinas Pendidikan kabupaten Badung. Tahap selanjutnya adalah pengembangan sumber daya dalam hal ini komunitas sekolah, yang merupakan pendukung utama kegiatan, dalam bentuk pelatihan.

Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 25-27 Oktober 2017 ini dibuka oleh perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung dan disaksikan oleh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdikpora tiap kecamatan Kabupaten Badung.

Pelatihan ini dihadiri 40 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan petugas perpustakaan dari 12 sekolah terpilih dan juga pengawas SD dari masing-masing kecamatan di  Kabupaten Badung.  Pelatihan Perpustakaan Ramah Anak siklus kedua ini difasilitasi oleh para pelatih YLAI bersama dengan pelatih  dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga  Kabupaten Badung  yang telah mendapatkan ToT sebelumnya dan juga pustakawan pelaksana  dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali dengan berbagai keterampilan pengelolaan perpustakaan sehingga perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak hingga tata cara agar keberlangsungan program perpustakaan ramah anak dapat tercipta.

Dengan kolaborasi yang kuat antara Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung diharapkan program penumbuhan kebiasaan membaca melalui perpustakaan ramah anak dapat dijalankan dengan baik dan kedepannya diharapkan manfaat program ini dapat dirasakan oleh lebih banyak siswa maupun guru.

Comments(0)

Leave a Comment