Memulai Budaya Membaca Melalui Kegiatan Membaca Interaktif

Home / Kabar Kami / Memulai Budaya Membaca Melalui Kegiatan Membaca Interaktif

Ingatkah Anda kapan Anda mulai mencintai membaca?

YLAI percaya, dalam upaya untuk mendorong kecintaan membaca, anak-anak harus dibuat tertarik untuk membaca terlebih dahulu. Ibaratnya, anak-anak haruslah jatuh cinta pada pandangan pertama. Untuk itu, guru dan orang tua sebaiknya memulai dengan memperkenalkan buku yang menarik.

Bagaimanakah kriteria buku yang menarik?

Buku yang menarik harus bisa dinikmati oleh pembacanya. Cerita dalam buku tersebut sebaiknya sederhana tetapi dekat dengan dunia anak-anak. Ilustrasinya pun haruslah hidup dengan warna-warna yang menarik, sehingga anak yang belum lancar membaca juga masih bisa menikmatinya. Untuk mendukung kegiatan membaca interaktif, YLAI meluncurkan koleksi buku-buku cerita bergambar! Memadukan cerita yang menarik dengan ilustrasi yang hidup, buku-buku tentang Aira, Cepuk, Jana, Poni, Makiki, dan Raka ini siap untuk mewarnai hari-hari Anda dan keluarga.

Lalu, apakah cukup hanya dengan membacakan saja?

YLAI sangat menyarankan untuk menerapkan kegiatan membaca interaktif. Kegiatan membaca interaktif merupakan mekanisme membaca yang memungkinkan interaksi antara guru dan siswa pada saat membaca buku. Guru menyampaikan dan siswa menerima pesan bacaan melalui partisipasi lisan seperti tanya jawab, diskusi, dan permainan peran. Interaksi ini juga diharapkan dapat mengembangkan pemahaman dan kemampuan bahasa siswa. Untuk pemodelan membaca interaktif dapat dilihat dalam video Ibu Eka membacakan ‘Jana Tak Mau Tidur’ kepada siswa di kelas.

Anda juga dapat mengunjungi website kami untuk melihat video-video pemodelan membaca interaktif lainnya: http://literasi.org/sumber/video/

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah menerapkan membaca interaktif di kelas Anda?

Kami ingin mendengar pengalaman maupun pertanyaan Anda. Silahkan berbagi di kolom komentar.


Lautkah Ini?

Pernahkah membayangkan bagaimana rasanya menjadi air yang jatuh dari langit dan harus melalui perjalanan yang panjang hingga sampai ke laut? Simak perjalanan Aira dan Aura, dua tetes air hujan yang jatuh ke bumi! Buku ini meraih penghargaan utama dalam Samsung KidsTime Authors’ Award di Asian Festival of Childrens’ Content 2016 di Singapura dan ilustrasinya juga terpilih dalam Best Illustration Gallery di Asian Festival of Children’s Content 2017.

Waktunya Cepuk Terbang

Cepuk, si burung hantu kecil yang kikuk, sangat cemas dalam pelajaran terbang pertamanya. Akankah Cepuk berhasil terbang? Buku ini meraih penghargaan kedua dalam Samsung KidsTime Authors’ Award di Asian Festival of Childrens’ Content 2016 di Singapura dan ilustrasinya juga terpilih dalam Best Illustration Gallery di Asian Festival of Childrens’ Content 2017.

Poni Jangan Lari

Berlari-lari mengejar anjing yang terlepas? Ayo, siapa yang pernah mengalaminya? Inilah yang terjadi pada Beni. Ia membawa, Poni, anjing kecilnya untuk bejalan-jalan tapi Poni malah melepaskan diri dari Beni. Sanggupkah Beni menangkap Poni? Buku ini sangat menarik untuk digunakan dalam kegiatan membaca bersama. Ilustrasinya juga terpilih dalam Best Illustration Gallery di Asian Festival of Childrens’ Content 2017.

Jana Tak Mau Tidur

Jana kecil belum mengantuk ketika Ayah menidurkannya. Di tengah keheningan malam, ia malah mendengar suara neng nong neng gung. Suara apakah itu? Haruskah Jana mencari tahu? Petualangan Jana menjadi salah satu cerita terfavorit untuk dibacakan dalam kegiatan membaca bersama. Para siswa hanyut dalam ketegangan yang dirasakan Jana. Ayo, jangan ketinggalan, segera dapatkan buku ini dan bertualang bersama Jana!

Karang Gigi Untuk Makiki

Tahukah kamu ada udang yang suka memakan karang gigi ikan? Makiki, si udang kecil ingin sekali makan karang gigi ikan besar, tapi gigi ikan besar runcing dan seram. Bagaimana jika ikan besar malah memakannya? Ikuti petualangan Makiki untuk memperoleh karang gigi yang lezat dari ikan besar!

Raka Bangga

Punya kakak yang keren dan bisa segalanya membuat Raka ingin sekali bisa seperti kakaknya. Hingga puncaknya adalah ketika Kak Anom berselancar dengan lihai, sementara Raka ragu apakah ia akan bisa menghadapi ombak yang besar. Berhasilkah Raka menghadapi ketakutannya dan berselancar seperti Kak Anom? Berlatar belakang di Pulau Bali yang indah, cerita ini penuh inspirasi dan sangat menarik untuk dibacakan.

Comments(0)

Leave a Comment