Memperkuat Budaya Literasi di Papua Melalui Pelatihan Membaca Berimbang

Home / Kabar Kami / Memperkuat Budaya Literasi di Papua Melalui Pelatihan Membaca Berimbang

Akses terhadap buku merupakan permasalahan besar bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Anak-anak di Papua juga mengalami betapa susahnya dapat mengakses buku yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Menanggapi kesulitan ini, UNICEF Papua telah mengembangkan bahan bacaan yang sesuai dengan konteks masyarakat Papua. Hal ini tentu sangat membantu anak-anak di sekolah mengenal lingkungan sosial dan budaya masyarakat mereka. Namun, setelah akses terhubung, masih ada hal yang penting untuk diperhatikan lagi, yaitu membaca.

Selama beberapa tahun ini, YLAI telah menjadi partner UNICEF dalam hal pengembangan bahan bacaan, pengelolaan perpustakaan, dan pengembangan kualitas kegiatan membaca. Kegiatan membaca menjadi faktor penting dalam proses kegiatan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Papua. Di era dimana isu mengenai peningkatan budaya literasi mengemuka, program kemitraan ini menjadi harapan untuk semakin memberi perhatian kepada anak-anak di Papua khususnya dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah.

Tentu saja, pendekatan kegiatan membaca di sekolah-sekolah sudah diupayakan baik oleh Dinas Pendidikan setempat maupun pihak lain di luar lembaga pemerintah. Hal ini sudah nampak setelah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan Gerakan Literasi Sekolah. YLAI, pada kesempatan ini, memberi penguatan pada apa yang sudah dibangun oleh UNICEF bersama Dinas Pendidikan setempat melalui pelatihan Membaca Berimbang. Pelatihan diberikan kepada para master trainer dan fasilitator di masing-masing wilayah di Sorong, Jayawijaya, Mimika, Biak, Manokwari, dan Jayapura. Di enam kabupaten tersebut, program Membaca Berimbang akan dipraktikkan untuk membantu anak-anak Papua dalam memahami bacaan.

Dalam pelatihan strategi membaca berimbang, peserta diperkenalkan dengan model membaca bersama dan membaca terbimbing. Bagi para peserta, pelatihan yang diberikan selama 3 hari ditambah dengan 1 hari praktik ini sangat bermanfaat mendukung program literasi yang sudah dikembangkan oleh UNICEF. Mereka menyampaikan antusiasme mereka untuk dapat menerapkan di tempat masing-masing. Tentu, kami sangat berharap bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di Papua. Kita ingin anak-anak Papua semakin mencintai membaca buku.

Comments(0)

Leave a Comment