Bergandengan Tangan Merajut Kebiasaan Membaca di Kabupaten Karangasem

Home / Kabar Kami / Bergandengan Tangan Merajut Kebiasaan Membaca di Kabupaten Karangasem

Sesuatu yang berbeda terlihat di pagi yang cerah pada hari Kamis, 31 Oktober di SDN 1 Selumbung, Karangasem, Bali. Para kepala sekolah, guru, petugas perpustakaan, dan pengawas sekolah dari Disdikpora Kecamatan Manggis dengan penuh semangat melangkah ke ruang pertemuan yang sekaligus menjadi tempat pelatihan. Hari ini merupakan hari yang sangat penting bagi Yayasan Literasi Anak Indonesi (YLAI) dan Disdikpora Karangasem beserta sekolah terpilih untuk berkomitmen meningkatkan kebiasaan membaca yang dirajut melalui penandatanganan MoU untuk Program Perpustakaan Ramah Anak.

Sebanyak 7 sekolah, yaitu SDN 1 Manggis, SDN 1 Selumbung, SDN 1 Sengkidu, SDN 2 Antiga, SDN 3 Ulakan, SDN 2 Gegelang, dan SDN 2 Nyuh Tebel siap dan berkomitmen menjadi sekolah percontohan untuk Program Perpustakaan Ramah Anak di Karangasem. Hal ini juga sejalan dengan sambutan dari Bapak Kepala Disdikpora Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika, S.Pd, M.Pd, yaitu bahwa Disdikpora Kabupaten Karangasem sangat mendukung program perpustakaan ramah anak di sekolah percontohan. Beliau berharap agar program ini nantinya bisa dijadikan sebagai contoh perpustakaan ramah anak yang kelak bisa diterapkan oleh sekolah-sekolah lainnya di kabupaten Karangasem.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU tersebut, pada hari yang sama, perwakilan dari sekolah percontohan tersebut mulai mendapatkan pelatihan dari YLAI terkait pengelolaan perpustakaan ramah anak. Kegiatan pelatihan yang berlangsung hingga 1 November 2019 tersebut mendapat respon positif dari peserta pelatihan. Ibu Dayu Sugiantari, Kepsek SDN 1 Selumbung, menyampaikan,“Kami belajar banyak tentang perpustakaan ramah anak. Materi yang disampaikan sesuai dengan yang kami butuhkan di lapangan.” Hal yang sama juga disampaikan oleh Ibu Ni Nengah Kartini, Koordinator Wilayah SD di Kecamatan Manggis, “Pelatihan ini sangat menginspirasi. Peserta sangat antusias dan mengikuti sesuai jadwal yang ditentukan. Sungguh tidak membuat jenuh situasi pelatihannya.” Semoga kolaborasi yang berawal di Kecamatan Manggis menjadi cikal bakal semakin bertumbuhnya kebiasaan membaca anak-anak di Karangasem baik di sekolah maupun di rumah.

Comments(0)

Leave a Comment

Hallo
Send via WhatsApp