Berbagi Hingga ke Pelosok Bali

Home / Kabar Kami / Berbagi Hingga ke Pelosok Bali

Pada awal September lalu, tim pengembangan perpustakaan YLAI menyambut perwakilan mahasiswa KKN Undiksha 2018 tahap II.  Rekan-rekan dari Undiksha ini melaksanakan penataan perpustakaan di SDN 1 Mundeh Kauh. Pada kesempatan ini, mereka ingin berbagi cerita perjalanan mereka. Tak lupa, kami dari YLAI mengucapkan selamat kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah berhasil menjalankan programnya dan harapan agar siswa-siswi SDN 1 Mundeh Kauh semakin mencintai membaca.

Adi Wiguna – Perwakilan mahasiswa KKN Undikhsa 2018 tahap II di Desa Mundeh Kauh

 

Desa Mundeh Kauh merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali. Nama desa ini masih asing bagi beberapa orang karena letaknya agak terpencil. Satu-satunya sekolah di desa tersebut adalah SDN 1 Mundeh Kauh yang memiliki 85 siswa. Berbeda dari sekolah yang berada di kota, di mana siswa kelas 1 sudah bisa membaca, di SDN 1 Mundeh Kauh siswa kelas 1 bahkan kelas 2 baru mulai mengenal huruf. Tidak ada ruangan khusus untuk perpustakaan serta kurang bahan bacaan yang sesuai dengan usia siswa. Hal inilah yang menggerakkan tim KKN Undiksha Tahap II untuk terjun dan membawa program Taman Baca ke SDN 1 Mundeh Kauh. Mulai tanggal 14 Agustus, kami melakukan observasi dan meminta izin kepada kepala sekolah untuk menggunakan salah satu ruangan sebagai perpustakaan, kemudian mulai membersihkan dan menata ruangan tersebut. Namun, pengetahuan kami terhadap administrasi perpustakaan sangatlah minim dan kami juga bingung untuk mencari buku bacaan. Hal ini yang membuat kami menghubungi pihak yang memiliki kapasitas dalam bidang ini, yaitu Yayasan Literasi Anak Indonesia, untuk memohon bimbingan dalam penataan dan pengelolaan perpustakaan.

Kemudian, kami pun mendapatkan kesempatan untuk melakukan bimbingan langsung ke Kantor YLAI di mana kami mendapatkan informasi tentang penataan dan administrasi perpustakaan yang baik, serta juga mendapatkan banyak masukan terkait bagaimana menjalankan program kerja kami. Di akhir kegiatan, pihak Yayasan memberikan donasi buku-buku bacaan yang bisa kami sumbangkan ke SDN 1 Mundeh Kauh. Setelah memperoleh pengetahuan dan dengan tetap dibimbing oleh pihak YLAI, kami mulai menata administrasi dan buku–buku yang layak baca di perpustakaan SDN 1 Mundeh Kauh. Hingga pada tanggal 5 September 2018, kami dapat meresmikan perpustakaan di SDN 1 Mundeh Kauh yang ditandai dengan melaksanakan kegiatan Membaca Bersama dengan siswa dan guru–guru. Kepala Sekolah SDN 1 Mundeh Kauh berharap dengan adanya perpustakaan yang tampilannya sangat menarik, siswa akan lebih giat membaca. Guru penanggungjawab perpustakaan juga menyampaikan bahwa siswa yang dulunya enggan datang ke perpustakaan kini sangat senang dan antusias untuk masuk ke dalam perpustakaan dan berusaha mendapat buku bacaan yang menarik untuk mereka. Kami mahasiswa KKN tahap II di Desa Mundeh Kauh mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Literasi Anak Indonesia yang telah membimbing kami dan mendukung program yang kami buat sehingga program ini berjalan dengan sangat baik dan mendapat respon yang positif dari berbagai pihak.

Comments(0)

Leave a Comment

Hallo
Send via WhatsApp