Berbagi Cerita kepada Tim I Witness IKEA Foundation

Home / Kabar Kami / Berbagi Cerita kepada Tim I Witness IKEA Foundation

Ada banyak sekali cerita yang dapat kami bagikan dari sebuah program besar yang telah dijalankan dalam mengembangkan buku cerita anak bergambar sepanjang hampir 2 tahun ini. Program ini terlaksana atas kerja sama Room to Read bersama IKEA Foundation dan IKEA’s Let’s Play for Change dalam kampanye mereka untuk mendukung hak anak untuk bermain dan berkembang.

Sebanyak 9 judul buku cerita anak bergambar telah dikembangkan oleh YLAI bersama 8 penulis dan 8 ilustrator lewat program Room to Read Accelerator Project. Setiap judul memiliki ceritanya masing-masing: mulai dari kerja keras para penulis dalam menciptakan tokoh yang kuat dengan alur cerita yang menarik, kegigihan para ilustrator dalam merevisi ilustrasi sampai pada setiap detailnya, dan ketelitian para editor serta desainer dalam membantu para penulis mengembangkan cerita mereka. Setiap keseruan tersebut kami ceritakan kembali kepada rekan-rekan dari IKEA Foundation dan Room to Read pada tanggal 2 Oktober 2018 yang lalu dalam sesi #IWitness Book Publishing.

Cerita dimulai oleh rekan-rekan ProVisi Education selaku penyelenggara program. Selanjutnya, Ibu Kusumadewi Yuliani berbagi cerita sebagai penulis di tahun pertama. Kemudian, Grace Mailuhu bercerita selaku editor. Ada pula Wastana Haikal yang berbagi cerita sebagai ilustrator. Cerita terakhir datang dari Bapak Remon Agus selaku pimpinan penerbit Bestari . Semua cerita tersebut terangkum dengan baik dan memberikan gambaran secara menyeluruh  bagaimana program ini benar-benar memberikan dampak yang baik dan meluas pada perkembangan literasi anak di Indonesia. Tanpa kami harapkan, ternyata cerita-cerita kami mampu menggugah hati tim #Iwitness IKEA Foundation. Mereka tidak pernah membayangkan bahwa program ini akan dijalankan dengan kesungguhan hati dari setiap orang yang terlibat di dalamnya.

Sebagai penutup, kami pun berbangga membagikan cerita tentang kesuksesan YLAI dalam mengembangkan 5 judul buku lain di yang dikembangkan dengan menggunakan metode yang telah kami pelajari melalui program ini. Lewat Room to Read Accelerator Project, YLAI ikut berkembang dan berakselerasi bersama para penulis dan ilustrator yang ikut menyumbangkan karyanya demi pengembangan literasi anak di Indonesia. (GIA)

Comments(0)

Leave a Comment

Hallo
Send via WhatsApp