Bahu-Membahu Agar Tercipta Kebiasaan Membaca Buku

Home / Kabar Kami / Bahu-Membahu Agar Tercipta Kebiasaan Membaca Buku

Ke Mengwi membeli tape
Ke Denpasar membawa paku
Kurangi bermain HP
Biasakan membaca buku

Demikianlah pantun yang disampaikan oleh Ibu Ida Ayu Gede Diatmi, Kepala Sekolah SD No.5 Mengwitani yang menjadi tuan rumah acara pembukaan serentak program perpustakaan ramah anak di Mengwi. Setelah menjalani dua pelatihan, kelima sekolah penerima manfaat program perpustakaan ramah anak pun sibuk mempersiapkan penataan dan pembukaan perpustakaan mereka. Buku-buku harus diinventaris, ditempel semua kelengkapan yang dibutuhkan, dan ditata di rak sesuai jenjang. Buku-buku administrasi juga harus disiapkan demi menjamin berjalannya perpustakaan dengan maksimal.

Puncaknya, untuk menandai dibukanya perpustakaan secara resmi, kelima sekolah bekerjasama untuk menggelar pembukaan serentak yang berlokasi di SD No.5 Mengwitani pada hari Kamis, 7 Februari 2019 lalu. Tak hanya kepala sekolah, guru-guru, dan pustakawan kelima sekolah tersebut yang ikut ambil bagian. Rupanya, Perbekel Desa Mengwitani, Klian Banjar Jumpayah, dan Komite SD No.5 Mengwitani pun tak ingin ketinggalan. Setelah mengunjungi sekolah untuk melihat langsung perpustakaan ramah anak ini, pihak-pihak tersebut ikut ambil bagian dengan menyediakan tenda, mempersiapkan konsumsi, serta kostum anak-anak yang mempersembahkan kebolehan mereka pada saat pembukaan. Bahkan, para mahasiswa kuliah kerja nyata dari Universitas Mahasaraswati juga ikut menyumbangkan tenaga. Bersama-sama, semua pihak saling membantu dan mendukung sehingga peresmian yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Badung ini berjalan lancar. Dalam sambutannya, Bapak I Ketut Widia Astika juga membalas pantun Ibu Dayu sekaligus menyatakan harapannya agar anak-anak semakin banyak membaca buku dengan adanya perpustakaan ramah anak.

Sungguh, YLAI sangat berbangga hati dalam pelaksanaan program perpustakaan ramah anak di 5 sekolah di Mengwi ini. Dari sejak dimulainya, program kali ini sarat akan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak. Kerjasama tersebut antara lain: UPT Disdikpora Kecamatan Mengwi melakukan verfikasi sekolah penerima manfaat program perpustakaan ramah anak bersama tim YLAI dan mendelegasikan penilik sekolah untuk melakukan pendampingan, para fasilitator pelatihan yang terlibat di siklus sebelumnya ikut memfasilitasi pelatihan, dan tentunya kelima sekolah beserta komponennya bekerja keras dan bahu membahu dalam mewujudkan perpustakaan ramah anak ini. Pengalaman ini kami harapkan dapat menjadi model dan inspirasi bagi kita semua bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin dicapai dengan komitmen dan kerjasama. Dalam kesempatan ini, YLAI mengucapkan selamat kepada SD No.5 Mengwitani, SD No.3 Sading, SD No.5 Kapal, SD No.3 Gulingan, dan SD No.6 Gulingan atas dibukanya perpustakaan ramah anak di sekolah dan semoga membawa dampak maksimal bagi seluruh siswa.

Comments(0)

Leave a Comment

Hallo
Send via WhatsApp